Positif adalah Bagian dari Negatif

Kita perlu bisa menjaga diri kita sendiri untuk tetap dapat melihat sisi positif yang menyenangkan dari situasi tersulit sekalipun (Happy Book for Happy Parent, Aisya Yuhanida Noor, 2016)

Kalimat di atas mengingatkan saya pada kejadian-kejadian tidak menyenangkan yg saya alami dan bagaimana saya merespon kejadian tersebut. Memang tidak mudah untuk selalu melihat sisi positif dari kejadian tidak menyenangkan. Tetapi sekali lagi itu semua tergantung diri sendiri. Apakah kita mau menyalahkan orang lain atau keadaan atau diri sendiri?

Contohnya sederhana saja. Kena macet di jalan. Ketika saya marah2 dan berkata ‘tahu gitu gue…’ ‘Loe sih….’ ‘Nyesel banget gue lewat sini’ ‘bodoh bgt gue…’ dan perkataan lain yg kurang positif, saya tidak merasa lebih baik.

Stiker mobil adik ipar saya mengatakan (kira2) seperti ini ‘pas kena macet yuk dzikir.’ Hmm sounds cliche. Tp ndk ada salahnya dicoba. Alhamdulillah setelah mencoba beberapa kali, hati terasa lebih tenang. Apakah masih kesal? Ya tetep šŸ™‚ tp jauh lebih reda dibandingkan kalau saya tidak melakukannya.

Jadi yuk kita belajar merespon dg positif atas kejadian yg tidak menyenangkan. Allah pasti punya rencana lebih baik untuk kita di balik kejadian tersebut.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…” (QS Al Baqarah: 286)

Advertisements

One thought on “Positif adalah Bagian dari Negatif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s